BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS

Tuesday, 1 November 2011

Phytagoras dan "sesuatu" ttgnya


etika duduk di bangku sekolah, kita sering menggunakan rumus Phytagoras untuk menyelesaikan soal segitiga siku-siku. Prinsipnya, kuadrat sisi miring segitiga tersebut sama dengan kuadrat kedua sisi tegaknya. Atau, dalam bahasa yang “ilmiah”, menjadi:

c2 = a2 + b2

Yang unik, ternyata rumus ini tidak berasal dari pemikir Yunani kuno ini. 1000 tahun sebelum masa Phytagoras, orang-orang Yunani sudah mengenal penghitungan “ajaib” ini.

Golden Ratio

Hal lain yang dinisbatkan kepada Phytagoras adalah perbandingan emas (golden ratio). Pada masa lalu, matematika memang tidak melulu hanya berkaitan dengan angka atau merupakan ilmu “kaku”. Matematika digunakan untuk menjabarkan filsafat dan mengejar keindahan. Termasuk golden ratio ini.
Berdasarkan penemuan Phytagoras, ternyata segala sesuatu di alam semesta ini, selalu mengarah pada perbandingan yang sama. Cangkang siput, galur-galur pada nanas, dan ukuran tubuh bagian atas manusia dibandingkan bagian bawahnya hampir pasti mendekati perbandingan “suci” 1:1,618. Phytagoras juga membuktikan, semua benda yang memiliki golden ratio senantiasa memiliki tingkat estetika yang sangat tinggi. Kalau alam semesta berlimpahan dengan benda-benda dengan “ukuran perbandingan emas”, maka manusia mesti membuat yang serupa demi menjaga keindahan tersebut.
Bahkan, Phytagoras berprinsip bahwa “Segala sesuatu adalah angka; dan perbandingan emas adalah raja semua angka.”
Pada titik ini, saya sudah luar biasa terkejut ketika menyadari pengklasifikasian ilmu belum terjadi pada masa lalu. Dahulu, misalnya, seorang nabi (pembawa berita tentang keberadaan Tuhan) memiliki kepandaian dalam berbagai bidang. Sementara itu, profesor pada zaman kita ini, yang konon sangat maju, “cuma” mempunyai kecakapan pada satu bidang ilmu saja. Itu pun ilmu “kaku”, bukan ilmu praktis yang bisa diterapkan dalam kehidupan. Membayangkan seorang profesor membajak sawah atau menjadi penyapu jalanan adalah sebuah hal yang mustahil.
Namun, dari sekian hal yang menarik tentang masa lalu dan Phytagoras bukan hanya pemahaman bahwa matematika adalah ilmu “basah”. Melainkan juga kisah-kisah “konyol” yang melingkupi hidup sang ahli angka ini; yang tentu saja sesuai dengan zamannya.

Percaya Reinkarnasi

Lebih dari seribu tahun lalu, orang masih percaya pada kehidupan kembali pasca kematian. Entah itu akhirat, entah berupa reinkarnasi. Tak terkecuali Phytagoras. Ia percaya bahwa dirinya adalah reinkarnasi Euphorbus, seorang pahlawan Troya. Sebagai penganut reinkarnasi, ia percaya pula semua jiwa manusia dan binatang akan berpindah ke jasad lain. Oleh karena tak mau berpindah menjadi kambing atau sapi misalnya, Phytagoras pun mengatur makannnya dengan ketat. Ia hanya mau memakan buah dan sayur alias vegetarian. Namun, tidak semua tumbuhan dimakannya. Phytagoras anti memakan buncis karena alasan pribadi. Pertama, karena baginya buncis bisa membuat perut kembung, sesuai bentuknya. Alasan lain, buncis berbentuk mirip alat kelamin lelaki.

Mati Karena Buncis

Pantangnya Phytagoras pada buncis ini berakibat fatal pada kematiannya kelak. Dikisahkan, suatu hari rumah Phytagoras dibakar para musuhnya, yang tak lain adalah orang-orang yang membencinya karena ditolak menjadi anggota sekte Phytagorean.
Anggota sekte berlarian dan dibantai satu persatu. Terakhir, tinggal seorang Phytagoras sendiri. Ia berlari hingga tiba di depan ladang buncis. Ketika berada di sana, tamatlah riwayatnya. Phytagoras berbalik arah dan berkata pada para pengejarnya, lebih baik mati daripada mesti melewati ladang buncis. Maka, berakhirlah nasib sang penemu golden ratio ini dengan cara dipotong lehernya.
Cerita tragis inilah yang tidak pernah disampaikan ketika guru matematika menjelaskan ini dan itu, tentang angka-angka rumit, penghitungan tingkat tinggi, dan seterusnya. Padahal, menceritakan sejarah matematika pasti menyenangkan dan membuat murid berpikir, matematika tak sekaku yang dibayangkan. Setidaknya, ahli matematika atau fisika dan padanannya, tidak akan dicitrakan sebagai pria berkacamata dan berkepala botak yang tidak bisa menyukai lawan jenis karena sibuk dengan kalkulator.
Sumber: http://www.lintas.me/go/4eabc12360e537169e00109d/jadiberita.com
gila udh lama banget gue ga buka blog. biasa, lagi sibuk hahaha kelas 9 gitu, harus semakin akrab dengan sekolah. kadang, gue mikir dan gue marah. siapa yang pertama kali bikin sekolah. kenapa diasok sok bikin sekolah. apa dia ga mikir anak anak kecil yang harusnya menghabiskan waktu dengan main malah disibukkan dengan memikirkan mengapa belalang harus masuk ekosistem dan dimakan mahluk mahluk lain. kenapa kita ga selamatin dia dan mengeluarkan dia dari lingkaran "ekosistem" -____- sorry out of the text. biasa lagi galau sama tugas sekolah. :D dan masalah sekolah ini gue mikir apakah ini semua gara gara phytagoras. kenapa dia repot bikin sekte Phytagorean .ujung2nya banyak murid dan phytagorasnya sendiri mati -____- info ttg phytagoras nanti gue post belakangan

Tuesday, 4 October 2011

Tired

what a day! hari ini sibuk banget. pulang juga sore bgt nih gara2 ngerjain tugas kelompok.sialnya lagi gue ga jadi ke rumah alvin buat take video tentang electric object. ah ga asik nih, mana pas ngerjain tugas power point fisika, eh internet ngadat. sial banget -_- pulang kerumah soree bgt, jam 5an. arrived at home.. guess what i do? yap! tidur haha -___-" bangun tidur badan gue sakit gara2 olah raga tadi. bad day bgt --" yeah ini nih salah satu faktor kenapa gue mau cepet cepet kelar sekolah. biar ga capek mikirin tugas! hah semangat deh biar sukses dimasa depan (?) udh ah mo ngerjain tugas b inggris. Auf wiedersehen!

Monday, 3 October 2011

siaaaaal

salan, hari ini ngeselin bgt -.- tadi di sekolah dimarahin abis2an sama guru seni rupa gara2 gue blm ngumpulin tugas. padahal gue udh selesai, tinggal digabung sama punya yg lain di triplek. terus pas gue ngasih sketsa buat lukisan kaca, eh malah ngomel2 katanya gue salah, ga boleh kartun. apaan coba temen gue, si ario  buat sketsa naga(otomatis ga realistis dong, fiksi) dibolehin. dipuji puji malah. sialan mentang2 dia berbakat jadi dianak emasin. gue sih plg kasian sama wenang, dimarahin sampe gue dengernya aja udh sakit hati sendiri haha. Terus di rumah gigi susu gue patah (perlu diketahui, gue itu 3B: behel, bb, berotot + ganteng(?) -.- ) pokoknya ngeselin deh. tp seneng juga, gue naik peringkat ke 59 dari 127 siswa pas test diagnostik, kemaren kan rank gue 76 hoho,

Sunday, 2 October 2011

If You Forget Me

I want you to know one thing 
You know how this is 

If I look at the crystal moon 
At the red branch of the slow autumn at my window 
If I touch near the fire the impalpable ash Or the wrinkled body of the log 
Everything carries me to you 
As if everything that exists - aromas, light, metals 
Were little boats that sail toward those isles of yours that wait for me 

Well, now 
If little by little you stop loving me 
I shall stop loving you 
Little by little 
If suddenly you forget me 
Do not look for me 
For I shall already have forgotten you 

If you think it long and mad the wind of banners that passes through my life 
And you decide to leave me at the shore of the heart where I have roots 
Remember 
That on that day, at that hour, I shall lift my arms 
And my roots will set off to seek another land 

But, if each day, each hour, you feel that you are destined for me 
With implacable sweetness 
If each day a flower climbs up to your lips to seek me 
Ahh my love, ahh my own, in me all that fire is repeated 
In me nothing is extinguished or forgotten 
My love feeds on your love, beloved 
And as long as you live, it will be in your arms without leaving mine

Battle of Maldon




Hige sceal þe heardra, heorte þe cenre,
mod sceal þe mare, þe ure mægen lytlað.
Her lið ure ealdor eall forheawen,
god on greote. A mæg gnornian
se ðe nu fram þis wigplegan wendan þenceð.
Ic eom frod feores; fram ic ne wille,
ac ic me be healfe minum hlaforde,
be swa leofan men, licgan þence.
Thought shall be the harder, the heart the keener, courage the greater, as our strength lessens.
Here lies our leader all cut down, the valiant man in the dust;
always may he mourn who now thinks to turn away from this warplay.
I am old, I will not go away, but I plan to lie down by the side of my lord, by the man so dearly loved.
-- (Battle of Maldon)

So Far Away

By: A7X






Never feared for anything
Never shamed but never free
A life that healed a broken heart with all that it could




Lived a life so endlessly
Saw beyond what others see
I tried to heal your broken heart with all that I could




Will you stay ?
Will you stay away forever ?




How do I live without the ones I love ?
Time still turns the pages of the book its burned
Place and time always on my mind
I have so much to say but you’re so far away




Plans of what our futures hold
Foolish lies of growing old
It seems we’re so invincible
The truth is so cold




A final song, a last request
A perfect chapter laid to rest
Now and then I try to find a place in my mind




Where you can stay
You can stay awake forever




How do I live without the ones I love ?
Time still turns the pages of the book its burned
Place and time always on my mind
I have so much to say but you’re so far away




Sleep tight, I'm not afraid
The ones that we love are here with me
Lay away a place for me
Cause as soon as I'm done I'll be on my way
To live eternally




How do I live without the ones I love ?
Time still turns the pages of the book its burned
Place and time always on my mind
And the light you left remains but it's so hard to stay
When I have so much to say and you’re so far away




I love you
You were ready
The pain is strong enough despite
But I'll see you
When He lets me
Your pain is gone, your hands are tied




So far away
And I need you to know
So far away
And I need you to
Need you to know